Dalam rangka mendukung pencapaian partisipasi pria dalam program medis operasi pria (MOP), Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Rembang bekerjasama dengan Puskesmas dan Kantor Urusan Agama (KUA), pada bulan Nopember dan Desember membagikan alat kontrasepsi jenis kondom kepada calon pengantin pria.
Kepala Bidang Keluarga Berencana BPMPKB, Ngatini mengatakan, dari target 4 % program MOP dan kondom selama 1 tahun baru tercapai 2%. Sehingga dari jumlah sekitar 13.000 aseptor, masih kurang sekitar 620-an aseptor. ”Kekurangan ini diharapkan tercapai melalui program pemberian kondom kepada calon pengantian dan mendata penjualan jenis alat kontrasepsi terebut di apotik-apotik, dokter dan bidan swasta,” sebutnya.
Menurut Ngatini, dalam program pemberian kondom ini BPMPKB Rembang telah menyediakan ribuan kondom dan sudah disalurkan di seluruh puskesmas. ”Pembagian kondom kepada calon pengantin sifatnya tidak dipaksakan dan sukarela, tujuannya untuk menunda kehamilan dalam pencapaian program gender pria,” ungkapnya.
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Minggu, 17 Januari 2010
Pentingnya Tim Penggerak PKK turun ke bawah
Tidak dapat dipungkiri bahwa selama ini gerakan PKK dengan kader-kadernya yang tersebar di seluruh wilayah Rembang mempunyai dinamika tinggi yang senantiasa meningkatkan peranannya dalam mendukung program keluarga berencana dan pembangunan kesehatan nasional. Melalui kegiatan yang terpadu diharapkan menjadi motifator penggerak bagi pemberdayaan keluarga. Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Rembang, Ny Umy Jazilllah Salim pada kegiatan Pencanangan Kesatuan Gerak PKK - KB Kesehatan Kabupaten Rembang, belum lama ini di pendopo kabupaten.
Menurut Ny Umy, mengingat pentingnya program KB, seluruh ketua tim penggerak PKK di wilayah Rembang dihimbau tidak segan-segan turun ke bawah melihat kondisi langsung masyarakat. “Tidak hanya berdasarkan laporan saja, sehingga tahu persis kondisi yang adadi tengah masyarakat,” cetusnya.
Ditambahkan oleh Ny Umy, keberhasilan kegiatan KB ditentukan mantapnya koordinasi keterpaduan dan dukungan semua unsur masyarakat. Selain itu juga agar diupayakan pemecahan masalah yang ada didaerah masing-masing, “Tim Penggerak PKK Desa, Kecamatan dan Kabupaten harus selalu berkoordinasi dengan dinas terkait dalam merumuskan dan mencari solusi bagi kendala yang muncul atas pelaksanaan kegiatan di masing-masing wilayah,” pesannya.
Menurut Ny Umy, mengingat pentingnya program KB, seluruh ketua tim penggerak PKK di wilayah Rembang dihimbau tidak segan-segan turun ke bawah melihat kondisi langsung masyarakat. “Tidak hanya berdasarkan laporan saja, sehingga tahu persis kondisi yang adadi tengah masyarakat,” cetusnya.
Ditambahkan oleh Ny Umy, keberhasilan kegiatan KB ditentukan mantapnya koordinasi keterpaduan dan dukungan semua unsur masyarakat. Selain itu juga agar diupayakan pemecahan masalah yang ada didaerah masing-masing, “Tim Penggerak PKK Desa, Kecamatan dan Kabupaten harus selalu berkoordinasi dengan dinas terkait dalam merumuskan dan mencari solusi bagi kendala yang muncul atas pelaksanaan kegiatan di masing-masing wilayah,” pesannya.
Sertifikat Laik Sehat DAMIU habis Desember, Dinkes segera periksa ulang
Dinas Kesehatan pada bulan Desember ini berencana memeriksa ulang 70 Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) pemegang sertifikat laik sehat yang habis pada akhir November kemain. Pemeriksaan ulang akan dilakukan sesuai prosedur, khususnya menyangkut kualitas air produksi depot air minum. Demikian disampaikan Kepala Dinkes Rembang, Sutedjo melalui Kasi Penyehatan Lingkungan, Suripto, di ruang kerjanya belum lama ini.
Disebutkan oleh Suripto, pemantauan dan pemeriksaan kualitas air produksi DAMIU sangat penting karena pada sidak bulan Juli lalu diketahui ada 19 depot yang tak lulus uji, air produksinya mengandung bakteri E Coli. 19 DAMIU yang tersebar di kecamatan Rembang, Kaliori, Gunem, Sale, Kragan dan Sarang yang tak lolos uji tersebut air produksinya mengandung baketri E Coli antara 2,2 hingga 240 per 100 mililiter. Kondisi yang cukup membahayakan karena dapat menyebabkan konsumen menderita diare. “Adapun untuk konsumsi minum, harusnya air produksi DAMIU bebas dari bakteri pencetus diare tersebut,“jelasnya.
Suripto menambahkan, pemeriksaan sertifikasi laik sehat rutin dilakukan empat bulan sekali, atau tiga kali dalam setahun. Dilakukan dengan cara mengambil sampel sebanyak 100 ml air produksi, diperiksa kandungan bakteriologinya untuk mengetahui ada tidaknya bakteri E-Coli. “Untuk air bersih, toleransi kandungan bakteri E Coli dalam air yakni 50 per 100 mililiter, sementara untuk air minum harus nol atau bebas dari bakteri E Coli,” imbuhnya.
Ditegaskan olehnya Untuk DAMIU yang lulus pemeriksaan akan diberi sertifikat laik sehat yang biasa dipasang di depot. “Sehingga jika ada depot air isi ulang tidak mencantumkan sertifikat laik sehat, berarti depot tersebut tak lulus dan air produksinya diragukan kesehatannya,” tandasnya.
Disebutkan oleh Suripto, pemantauan dan pemeriksaan kualitas air produksi DAMIU sangat penting karena pada sidak bulan Juli lalu diketahui ada 19 depot yang tak lulus uji, air produksinya mengandung bakteri E Coli. 19 DAMIU yang tersebar di kecamatan Rembang, Kaliori, Gunem, Sale, Kragan dan Sarang yang tak lolos uji tersebut air produksinya mengandung baketri E Coli antara 2,2 hingga 240 per 100 mililiter. Kondisi yang cukup membahayakan karena dapat menyebabkan konsumen menderita diare. “Adapun untuk konsumsi minum, harusnya air produksi DAMIU bebas dari bakteri pencetus diare tersebut,“jelasnya.
Suripto menambahkan, pemeriksaan sertifikasi laik sehat rutin dilakukan empat bulan sekali, atau tiga kali dalam setahun. Dilakukan dengan cara mengambil sampel sebanyak 100 ml air produksi, diperiksa kandungan bakteriologinya untuk mengetahui ada tidaknya bakteri E-Coli. “Untuk air bersih, toleransi kandungan bakteri E Coli dalam air yakni 50 per 100 mililiter, sementara untuk air minum harus nol atau bebas dari bakteri E Coli,” imbuhnya.
Ditegaskan olehnya Untuk DAMIU yang lulus pemeriksaan akan diberi sertifikat laik sehat yang biasa dipasang di depot. “Sehingga jika ada depot air isi ulang tidak mencantumkan sertifikat laik sehat, berarti depot tersebut tak lulus dan air produksinya diragukan kesehatannya,” tandasnya.
Depkes tahun 2010 targetkan pencapaian 1.379 lokasi sarana air minum
Melihat masalah lingkungan masih merupakan kendala yang cukup besar dibidang kesehatan seperti terbatasnya ketersediaan dan akses air bersih, rendahnya sanitasi, tingginya polusi udara akibat kebakaran hutan dan kendaraan, masih ditambah rendahnya proporsi rumah tangga dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), mendorong Departemen Kesehatan berupaya terus meningkatkan dan memperbaiki lingkungan sehat. Hal tersebut disampaikan Bupati Rembang Moch Salim membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI pada upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-45 di halaman pendopo kabupaten, Kamis pagi (12/11).
Disampaikan oleh Bupati Rembang, di tahun 2009 ini dalam 100 hari program bidang kesehatan, Depkes melakukan program peningkatan dan perbaikan lingkungan sehat. “Salah satu indikator kinerjanya yakni pada januari 2010 harus mencapai sarana air minum sebanyak 1.379 lokasi dan peningkatan sanitasi di 61 lokasi,” sebutnya.
Sedangkan indikator kinerja Depkes hingga tahun 2014 di bidang kesehatan lingkungan yaitu tercapainya program air bersih yang menjangkau 67 % penduduk dan peningkatan sanitasi dasar berkualitas untuk 75 % penduduk. “Dengan demikian penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkan karena lingkungan yang tidak sehat seperti diare, ISPA, TBC, Malaria, frambosia, demam berdarah dan flu burung diharapkan akan menurun,” ucap H Moch Salim.
Usai upacara H Moch Salim didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupatn Rembang, Sutejo dan Direktur RSUD DR Sutrasno Rembang, Agus Seyo Hadi Purnomo secara simbolis menyerahkan dan memberikan penghargaan bantuan kendaraan operasional Puskesmas untuk kegiatan Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM) dan kegiatan usaha kesehatan perorangan sebanyak 32 unit untuk 16 puskesmas. Menyerahkan 16 SK Bidan PTT, Sertifikat ISO untuk Puskesmas Pamotan, SK status UPT Puskesmas Kragan 2 dan Bulu dan penghargaan tenaga kesehatan.
Disamping itu, juga diserahkan penghargaan kepada Juara 1 Lomba Kader Kesehatan Remaja tingkat SLTP, Juara 1 Dokter kecil, Juara 1 Lomba Balita sehat, dan beberapa prestasi lomba di RSUD Dr sutrasno.
Disampaikan oleh Bupati Rembang, di tahun 2009 ini dalam 100 hari program bidang kesehatan, Depkes melakukan program peningkatan dan perbaikan lingkungan sehat. “Salah satu indikator kinerjanya yakni pada januari 2010 harus mencapai sarana air minum sebanyak 1.379 lokasi dan peningkatan sanitasi di 61 lokasi,” sebutnya.
Sedangkan indikator kinerja Depkes hingga tahun 2014 di bidang kesehatan lingkungan yaitu tercapainya program air bersih yang menjangkau 67 % penduduk dan peningkatan sanitasi dasar berkualitas untuk 75 % penduduk. “Dengan demikian penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkan karena lingkungan yang tidak sehat seperti diare, ISPA, TBC, Malaria, frambosia, demam berdarah dan flu burung diharapkan akan menurun,” ucap H Moch Salim.
Usai upacara H Moch Salim didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupatn Rembang, Sutejo dan Direktur RSUD DR Sutrasno Rembang, Agus Seyo Hadi Purnomo secara simbolis menyerahkan dan memberikan penghargaan bantuan kendaraan operasional Puskesmas untuk kegiatan Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM) dan kegiatan usaha kesehatan perorangan sebanyak 32 unit untuk 16 puskesmas. Menyerahkan 16 SK Bidan PTT, Sertifikat ISO untuk Puskesmas Pamotan, SK status UPT Puskesmas Kragan 2 dan Bulu dan penghargaan tenaga kesehatan.
Disamping itu, juga diserahkan penghargaan kepada Juara 1 Lomba Kader Kesehatan Remaja tingkat SLTP, Juara 1 Dokter kecil, Juara 1 Lomba Balita sehat, dan beberapa prestasi lomba di RSUD Dr sutrasno.
Sabtu, 28 November 2009
Mangga, Untuk Awet Muda dan Terhindar Jantungan
Rembang adalah gudangnya mangga gadung. Saat ini panen melimpah ruah sehingga di pasar buah gadung bisa ditebus hanya dengan uang Rp.500/buah. Buah musiman ini ternyata menyimpan potensi gizi yang sangat dibutuhkan oleh manusia yaitu antikoksidan dan beta-karoten.
Setiap orang membutuhkan antioksidan untuk mencegah kerusakan tubuh akibat radikal bebas yang dapat mencetuskan penuaan, penyakit degeneratif, dan kematian dini. Buah mangga termasuk pemasok antioksidan beta-karoten sekaligus penyedia provitamin A yang unggul. Kabar gembira ini disampaikan seorang Peneliti Pusat Litbang Gizi dan Makanan Departeman Kesehatan RI, Nurfi Arfiansyah MSC, dan diekspos Kompas 16/3/07 tentang manfaat buah.
Mangga adalah sumber penting beta-karoten, salah satu jenis karotenoid (pigmen tanaman yang berwarna kuning hingga merah) yang memiliki aktivitas provitamin A.Artinya, ketika dikonsumsi, beta-karoten dalam mangga akan diubah menjadi vitamin A. Disamping juga mangga mempunyai aktivitas antioksidan.
Aktiokisidan adalah senyawa penetral radikal bebas. Sebuah molekul tak stabil yang terus-menerus menyerang tubuh dari luar (karena sinar matahari, polusi, asap rokok) dan dari dalam (disebabkan oleh metabolisme dan kehidupan normal).
Molekul ini mengalami suatu reaksi berantai yang menimbulkan jutaan radikal bebas baru yang merusak protein, sel, jaringan, dan organ tubuh. Ia menyebabkan penuaan, perubahan degeneratif, radang, dan penyakit yang membuat lama hidup lebih singkat. Sederhananya, cara radikal bebas merusak sel tubuh sama dengan proses oksigen membuat kertas putih berubah warna menjadi kuning atau mentega menjadi tengik.
Mangga tergolong buah yang sarat beta-karoten dan vitamin A. Penelitian yang dilaporkan oleh Setiawan dan tiga koleganya memperlihatkan bhwa mangga mengandung beta-karoten sebanyak 553.ug per 100 gr bagian segar yang dapat dimakan, “Cuma kalah” dari salak (2997 .ug), jambu biji (984.ug), dan semangka merah (592.ug).
Sebagai penyedia vitamin A, mangga juga termasuk yang layak diandalkan sebab dengan mengonsumsinya sebanyak 6-7 buah besar sehari, kebutuhan vitamin A orang dewasa tiap hari dapat tercukupi.
Karena kaya akan beta-karoten dan vitamin A, makan mangga diduga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Itu didasarkan riset yang dilakukan the Institute of Nutritional Science, the University of Potsdam, Jerman, yang menemukan bahwa bayi tikus percobaan yang makanannya diberi tambahan beta-karoten dan vitamin A ternyata memiliki kadar protein pembentuk sistem kekebalan lebih tinggi, studi-studi epidemiologis menunjukkan, tingginya asupan (intake) karotenoid berhubungan dengan rendahnya risiko penyakit jantung.
Jika Anda ingin makan buah mangga sesuai harapan di atas, pilihlah mangga dengan kualitas baik, yaitu yang tua/matang, berwarna hijau kekuning-kuningan atau kuning kemerah-merahan dengan aroma harum. Hindarilah memilih mangga yang terlalu keras atau terlalu lembek, ada goresan, memar, atau berbau fermentasi. (*)
Setiap orang membutuhkan antioksidan untuk mencegah kerusakan tubuh akibat radikal bebas yang dapat mencetuskan penuaan, penyakit degeneratif, dan kematian dini. Buah mangga termasuk pemasok antioksidan beta-karoten sekaligus penyedia provitamin A yang unggul. Kabar gembira ini disampaikan seorang Peneliti Pusat Litbang Gizi dan Makanan Departeman Kesehatan RI, Nurfi Arfiansyah MSC, dan diekspos Kompas 16/3/07 tentang manfaat buah.
Mangga adalah sumber penting beta-karoten, salah satu jenis karotenoid (pigmen tanaman yang berwarna kuning hingga merah) yang memiliki aktivitas provitamin A.Artinya, ketika dikonsumsi, beta-karoten dalam mangga akan diubah menjadi vitamin A. Disamping juga mangga mempunyai aktivitas antioksidan.
Aktiokisidan adalah senyawa penetral radikal bebas. Sebuah molekul tak stabil yang terus-menerus menyerang tubuh dari luar (karena sinar matahari, polusi, asap rokok) dan dari dalam (disebabkan oleh metabolisme dan kehidupan normal).
Molekul ini mengalami suatu reaksi berantai yang menimbulkan jutaan radikal bebas baru yang merusak protein, sel, jaringan, dan organ tubuh. Ia menyebabkan penuaan, perubahan degeneratif, radang, dan penyakit yang membuat lama hidup lebih singkat. Sederhananya, cara radikal bebas merusak sel tubuh sama dengan proses oksigen membuat kertas putih berubah warna menjadi kuning atau mentega menjadi tengik.
Mangga tergolong buah yang sarat beta-karoten dan vitamin A. Penelitian yang dilaporkan oleh Setiawan dan tiga koleganya memperlihatkan bhwa mangga mengandung beta-karoten sebanyak 553.ug per 100 gr bagian segar yang dapat dimakan, “Cuma kalah” dari salak (2997 .ug), jambu biji (984.ug), dan semangka merah (592.ug).
Sebagai penyedia vitamin A, mangga juga termasuk yang layak diandalkan sebab dengan mengonsumsinya sebanyak 6-7 buah besar sehari, kebutuhan vitamin A orang dewasa tiap hari dapat tercukupi.
Karena kaya akan beta-karoten dan vitamin A, makan mangga diduga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Itu didasarkan riset yang dilakukan the Institute of Nutritional Science, the University of Potsdam, Jerman, yang menemukan bahwa bayi tikus percobaan yang makanannya diberi tambahan beta-karoten dan vitamin A ternyata memiliki kadar protein pembentuk sistem kekebalan lebih tinggi, studi-studi epidemiologis menunjukkan, tingginya asupan (intake) karotenoid berhubungan dengan rendahnya risiko penyakit jantung.
Jika Anda ingin makan buah mangga sesuai harapan di atas, pilihlah mangga dengan kualitas baik, yaitu yang tua/matang, berwarna hijau kekuning-kuningan atau kuning kemerah-merahan dengan aroma harum. Hindarilah memilih mangga yang terlalu keras atau terlalu lembek, ada goresan, memar, atau berbau fermentasi. (*)
Rabu, 30 September 2009
Kiat Memilih Daging Yang Baik
Kiat Memilih Daging Yang Baik
Pengertian ASUH: AMAN: Tidak mengandung penyakit residu bahan kimia yang dapat menyebabkan penyakit atau menganggu kesehatan manusia. SEHAT: Memiliki zat-zat yang berguna bagi kesehatan dan pertumbuhan. UTUH:Tidak dicampur dengan bahan lain dari hewan lain. HALAL: Dipotong dan ditangani sesuai dengan syariat Islam.
A. Daging sapi ASUH
Aspek Kesejahteraan Hewan
Hewan sebelum disembelih, harus diistirahatkan lebih dari 12 jam ditempat yang bersih, kering, terlindung dari panas matahari dan hukan. Diberi pakan dan minum yang cukup.
Aspek Higiene dan Sanitasi:
Pemeriksaan Antemortem: pemeriksaan kesehatan hewan sebelum hewan dipotong. Pemeriksaan Postmortem : pemeriksaan karkas dan jeroan setelah hewan di potong.
Pendapat MUI Daging Glonggongan adalah HARAM: Mengandung gharar (penipuan) yang merugikan konsumen. Bertentangan dengan prinsip ihsan (berbuat baik) kepada binatang. Tidak thayyib (tidak baik untuk kesehatan).
Aspek Halal dalam Penyembelihan.
Fatwa MUI: Hewan dihadapkan kearah kiblat. Membaca Basmallah. Memutuskan saluran makanan. Memutuskan pembuluh darah. Memutuskan saluran nafas.
Daging Glonggongan Bukan Daging ASUH
Glonggongan: sapi sebelum disembelih diberi minums ecara paksa dengan tujuan menambah berat, lambung penuh menekan dan melemahkan daya kerja jantung, pada saat dipotong darah tidak tuntas keluar. Hasil uji Laboratorium, daging sapi glonggongan sama dengan daging sapi bangkai. Daging glonggongan merugikan & membahayakan kesehatan manusia.
Ciri-ciri Daging Glonggongan:
Warna merah pucat dan kusam, bila dipegang terasa basah atau cenderung berair, terlihat mengkilat, gampang busuk, jika dimasak mengalami penyusutan lebih besar dibandingkan dengan daging sehat, harga lebih murah.
Ciri Daging Sapi Sehat :
Warna merah cerah (tidak gelap, tidak pucat, tidak kebiruan dan tidak terlalu merah), konsistensi liat/kenyal, Bau dan rasa aromatis, mempunyai lapisan lemak tipis kecuali bagian tertentu dan berwarna kekuning-kuningan.
Tips Membeli Daging Yang ASUH:
Beli daging yang memiliki Cap / Stempel yang berasal dari RPH / RPU. Tidak memebli daging dari pedagang yang tidak memperhatikan praktek hyginis yang mencakup lingkungan, peralatan, dan kebersihan diri. Tidak membeli daging dari sumber (pedagang, pengusaha daging, retailer) yang mengenal asal usul daging. Tidak membeli daging yang tidak disimpan dalam lemari pendingin atau digantung, terlindung dari lalat / serangga atau debu. Membeli daging di toko / kios / los daging yang resmi dan memperhatikan praktek hygienis.
Tips Menyimpan Daging Yang Baik
Simpan daging pada suhu dibawah 5°C. Masa simpan bahan makanan pada suhu pendingin
Jenis Daging Suhu Masa Simpan: Daging Segar 0-5°C=3 - 7 hari. Daging Giling 0-5°C=1-2 hari. Sosis Segar 0-5°C=1-2 hari. Daging Ayam 0-5°C=1-2 hari.
Penanganan Daging Yang Hygienis
Daging yang dibeli segera dibawa kerumah untuk dimasak atu disimpan dakam lemari es. Daging disimpan pada suhu dingin dan hindari pada suhu kamar. Suhu penyimpanan daging segar ± 0°C-5°C. Untuk penyimpanan dingin (chill) 18°C-20°C.
Untuk penyimpana beku (Freeza): Mencuci tangan terlebih dahulu ketika akan menangani daging dengan cara yang benar. Peralatan (pisau, taalenan) yang digunakan untuk penanganan daging harus hygienis dan terpisah untuk menangani produk yang lain.
B. Daging Ayam ASUH
Untuk mengetahui karkas daging ayam yang dibeli sehat dan tidak ada penyimpanann atau kelainan adalah dengan cara menegtahui ciri-ciri karkas daging ayam sehat seperti :
Kulit berwarna putih bersih, mengkilat dan tidak dijumpai memar. Baunya spesifik daging ayam. Pembuluh darah diseluruh tubuh tidak terlihat. Serabut otot agak pucat bekas tempat pemotongan regangannya besar dan tidak merata. Konformasi sempurna, tidak dijumpai cacat. Dijual pada tempat-tempat yang memakai pendingin dan penutup. Bersih dari kotoran. Tidak dijumpai bulu jarum pada karkas atau daging ayam.
Mengapa daging ayam mati / bangkai tidak boleh diperjualbelikan ?
Daging ayam bangkai atau daging ayam mati (Ayam Tiren) selain tidak halal juga berbahaya bagi konsumen, karena dikawatirkan mengandung penyakit yang dapat menular kepada manusia.
Ciri-ciri Karkas Daging Ayam Bangkai :
Kulit bercak-bercak merah, berdarah pada bagian kepala leher. Bagian dalam karkas berwarna kemerahan. Bau anyir. Otot paha dan dada agak lembek. Serabut otot berwarna agak kemerah-merahan. Pembuluh darah dileher penuh dengan darah. Bekas tempat pemotongan dileher regangannya kecil dan rata. Semakin lama bercak warna merah berubah menjadi kebiruan.
Ciri-ciri Daging Ayam yang disuntik :
Postur kekar dan tegang. Jika dipotong keluar air, jika ditaruh siatas meja keluar air. Jika digoreng seperti menggoreng air. Jika direbus susutnya banyak sekali.
Ciri daging Ayam yang di Formalin :
Kulit agak peret. Bau formalin kadang dapat tercium, kadang-kadang juga tidak tercium. Lalat tidak suka hinggap pada karkas. Penjual biasanya dijajakan tanpa menggunakan pendingin es (Refrigerator, Freezer).
(Ali Shodiqin. Sumber : BIDANG KESMAVET DAN KESRAWAN DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROVINSI JAWA TENGAH)
Pengertian ASUH: AMAN: Tidak mengandung penyakit residu bahan kimia yang dapat menyebabkan penyakit atau menganggu kesehatan manusia. SEHAT: Memiliki zat-zat yang berguna bagi kesehatan dan pertumbuhan. UTUH:Tidak dicampur dengan bahan lain dari hewan lain. HALAL: Dipotong dan ditangani sesuai dengan syariat Islam.
A. Daging sapi ASUH
Aspek Kesejahteraan Hewan
Hewan sebelum disembelih, harus diistirahatkan lebih dari 12 jam ditempat yang bersih, kering, terlindung dari panas matahari dan hukan. Diberi pakan dan minum yang cukup.
Aspek Higiene dan Sanitasi:
Pemeriksaan Antemortem: pemeriksaan kesehatan hewan sebelum hewan dipotong. Pemeriksaan Postmortem : pemeriksaan karkas dan jeroan setelah hewan di potong.
Pendapat MUI Daging Glonggongan adalah HARAM: Mengandung gharar (penipuan) yang merugikan konsumen. Bertentangan dengan prinsip ihsan (berbuat baik) kepada binatang. Tidak thayyib (tidak baik untuk kesehatan).
Aspek Halal dalam Penyembelihan.
Fatwa MUI: Hewan dihadapkan kearah kiblat. Membaca Basmallah. Memutuskan saluran makanan. Memutuskan pembuluh darah. Memutuskan saluran nafas.
Daging Glonggongan Bukan Daging ASUH
Glonggongan: sapi sebelum disembelih diberi minums ecara paksa dengan tujuan menambah berat, lambung penuh menekan dan melemahkan daya kerja jantung, pada saat dipotong darah tidak tuntas keluar. Hasil uji Laboratorium, daging sapi glonggongan sama dengan daging sapi bangkai. Daging glonggongan merugikan & membahayakan kesehatan manusia.
Ciri-ciri Daging Glonggongan:
Warna merah pucat dan kusam, bila dipegang terasa basah atau cenderung berair, terlihat mengkilat, gampang busuk, jika dimasak mengalami penyusutan lebih besar dibandingkan dengan daging sehat, harga lebih murah.
Ciri Daging Sapi Sehat :
Warna merah cerah (tidak gelap, tidak pucat, tidak kebiruan dan tidak terlalu merah), konsistensi liat/kenyal, Bau dan rasa aromatis, mempunyai lapisan lemak tipis kecuali bagian tertentu dan berwarna kekuning-kuningan.
Tips Membeli Daging Yang ASUH:
Beli daging yang memiliki Cap / Stempel yang berasal dari RPH / RPU. Tidak memebli daging dari pedagang yang tidak memperhatikan praktek hyginis yang mencakup lingkungan, peralatan, dan kebersihan diri. Tidak membeli daging dari sumber (pedagang, pengusaha daging, retailer) yang mengenal asal usul daging. Tidak membeli daging yang tidak disimpan dalam lemari pendingin atau digantung, terlindung dari lalat / serangga atau debu. Membeli daging di toko / kios / los daging yang resmi dan memperhatikan praktek hygienis.
Tips Menyimpan Daging Yang Baik
Simpan daging pada suhu dibawah 5°C. Masa simpan bahan makanan pada suhu pendingin
Jenis Daging Suhu Masa Simpan: Daging Segar 0-5°C=3 - 7 hari. Daging Giling 0-5°C=1-2 hari. Sosis Segar 0-5°C=1-2 hari. Daging Ayam 0-5°C=1-2 hari.
Penanganan Daging Yang Hygienis
Daging yang dibeli segera dibawa kerumah untuk dimasak atu disimpan dakam lemari es. Daging disimpan pada suhu dingin dan hindari pada suhu kamar. Suhu penyimpanan daging segar ± 0°C-5°C. Untuk penyimpanan dingin (chill) 18°C-20°C.
Untuk penyimpana beku (Freeza): Mencuci tangan terlebih dahulu ketika akan menangani daging dengan cara yang benar. Peralatan (pisau, taalenan) yang digunakan untuk penanganan daging harus hygienis dan terpisah untuk menangani produk yang lain.
B. Daging Ayam ASUH
Untuk mengetahui karkas daging ayam yang dibeli sehat dan tidak ada penyimpanann atau kelainan adalah dengan cara menegtahui ciri-ciri karkas daging ayam sehat seperti :
Kulit berwarna putih bersih, mengkilat dan tidak dijumpai memar. Baunya spesifik daging ayam. Pembuluh darah diseluruh tubuh tidak terlihat. Serabut otot agak pucat bekas tempat pemotongan regangannya besar dan tidak merata. Konformasi sempurna, tidak dijumpai cacat. Dijual pada tempat-tempat yang memakai pendingin dan penutup. Bersih dari kotoran. Tidak dijumpai bulu jarum pada karkas atau daging ayam.
Mengapa daging ayam mati / bangkai tidak boleh diperjualbelikan ?
Daging ayam bangkai atau daging ayam mati (Ayam Tiren) selain tidak halal juga berbahaya bagi konsumen, karena dikawatirkan mengandung penyakit yang dapat menular kepada manusia.
Ciri-ciri Karkas Daging Ayam Bangkai :
Kulit bercak-bercak merah, berdarah pada bagian kepala leher. Bagian dalam karkas berwarna kemerahan. Bau anyir. Otot paha dan dada agak lembek. Serabut otot berwarna agak kemerah-merahan. Pembuluh darah dileher penuh dengan darah. Bekas tempat pemotongan dileher regangannya kecil dan rata. Semakin lama bercak warna merah berubah menjadi kebiruan.
Ciri-ciri Daging Ayam yang disuntik :
Postur kekar dan tegang. Jika dipotong keluar air, jika ditaruh siatas meja keluar air. Jika digoreng seperti menggoreng air. Jika direbus susutnya banyak sekali.
Ciri daging Ayam yang di Formalin :
Kulit agak peret. Bau formalin kadang dapat tercium, kadang-kadang juga tidak tercium. Lalat tidak suka hinggap pada karkas. Penjual biasanya dijajakan tanpa menggunakan pendingin es (Refrigerator, Freezer).
(Ali Shodiqin. Sumber : BIDANG KESMAVET DAN KESRAWAN DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROVINSI JAWA TENGAH)
Waspadai penyakit ISPA
Waspadai Penyakit Pernafasan
PENYAKIT FLU BABI, FLU BURUNG DAN ISPA.
Penyakit Flu babi telah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Penyakit ini, sudah mewabah dan terjadi hampir di setiap propinsi di negeri ini.
Informasi dan sosialisasi tentang flu babi sebenarnya telah ditunggu tunggu oleh masyarakat khususnya yang tinggal di pedesaan. Pantura konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Sumber dr.Jopo E, sebagai salah satu dokter di desa mengatakan, flu babi penularanya mirip dengan flu burung dengan melalui kontak langsung dengan hewan atau penderita.
“ Kami sedang menunggu instruksi dari Pimpinan di Rembang, karena sosialisasi dan penyuluhan telah di jadwalkan. Pelaksanaan program penyuluhan ke desa, membutuhkan biaya yang tidak sedikit.” Ujar dr.Jopo.
Menurut dr Jopo, keterkaitan antar flu babi, flu burung dan ISPA, sebenarnya sama, karena melalui pernafasan.
ISPA Banyak Jangkiti Warga
Berbagai penyakit pernafasan mulai menjangkiti warga Rembang akhir akhir ini,
seperti penyakit ISPA ( Infeksi Saluran Pernafasan Akut). Tanpa disadari, hampir sebagian pasien yang berobat, menderita penyakit saluran pernafasan. Kondisi cuaca yang tidak bersahabat disaat musim kemarau sangat mempengaruhi mudah terserang penyakit ini.Begitu juga padatnya penduduk, dapat mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat, sehingga menimbulkan mudahnya penyakit tersebut berkembang. Cuaca yang panas, banyaknya debu dan sulitnya air di musim kemarau, membuat virus mudah menyerang manusia. Data di salah satu Puskesmas di Kecamatan Sumber diketahui, saat ini terdapat ratusan penderita ISPA, sehingga butuh perhatian khusus dari Puskesmas.
Menurut dokter Puskesmas Sumber dr Jopo E, penyakit ISPA menempati rangking I di Kecamatan Sumber. Sesuai urutan 5 besar dalam data di Puskesmas Sumber diketahui yaitu rangking 1. ISPA 2. Diare 3. Flu 4.Lambung 5.Hipertensi. Jumlah penderita ISPA sesuai data Pasien Puskesmas Sumber adalah 256 orang atau 16, 5 %.
Dalam ilmu kesehatan dikatakan, ISPA sebenarnya adalah penyakit infeksi pernafasan akut, yang diawali dengan masuknya bibit penyakit pada saluran pernafasan, kemudian menimbulkan infeksi.
ISPA disebabkan karena virus, bakteri. Sedangkan virus dapat menyerang manusia setiap saat , baik anak anak sampai orang tua. Kondisi tubuh yang lemah, memungkinkan virus masuk ke dalam tubuh manusia.
ISPA dapat ditularkan melaui ludah, darah, bersin, udara yang tercemar. Menjaga sanitasi yang baik, gizi yang cukup, dan melakukan pola hidup sehat adalah cara untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit tersebut.
Musim kemarau yang panjang, mempunyai dampak kurang menguntungkan bagi warga, seperti sulitnya air, sanitasi yang buruk, ekonomi, stress , dan lain lain. Sehingga menimbulkan berbagai macam penyakit. Berbagai penyakit akan muncul dalam musim itu adalah ISPA, flu, diare, tipes, hipertensi, lambung dan lainya.
Termasuk dalam penyakit ISPA adalah Influenza, Sinusitis, radang tenggorokan, radang telinga tengah, Radang pada Laring, bronchitis, radang paru paru.
Penyakit influenza disebabkan oleh virus, dan begitu mudah menyerang manusia.Karena perubahan dan perkembangan virus menyebabkan sulitnya mengobati penyakit ini.
Bagi mereka yang terkena flu disarankan untuk menjaga pola hidup sehat, beristirahat yang cukup,makan makanan yang bergizi dan banyak minum air putih.
Sinusitis disebabkan karena virus, bakteri, jamur, radang pada hidung. Radang tenggorok disebabkan karena virus dan bakteri. Virus yang menyerang tenggorokan tidak dapat dibunuh dengan obat , tetapi bila karena bakteri yang menyebabkannya dapat dibunuh dengan obat. :-) Santoso
PENYAKIT FLU BABI, FLU BURUNG DAN ISPA.
Penyakit Flu babi telah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Penyakit ini, sudah mewabah dan terjadi hampir di setiap propinsi di negeri ini.
Informasi dan sosialisasi tentang flu babi sebenarnya telah ditunggu tunggu oleh masyarakat khususnya yang tinggal di pedesaan. Pantura konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Sumber dr.Jopo E, sebagai salah satu dokter di desa mengatakan, flu babi penularanya mirip dengan flu burung dengan melalui kontak langsung dengan hewan atau penderita.
“ Kami sedang menunggu instruksi dari Pimpinan di Rembang, karena sosialisasi dan penyuluhan telah di jadwalkan. Pelaksanaan program penyuluhan ke desa, membutuhkan biaya yang tidak sedikit.” Ujar dr.Jopo.
Menurut dr Jopo, keterkaitan antar flu babi, flu burung dan ISPA, sebenarnya sama, karena melalui pernafasan.
ISPA Banyak Jangkiti Warga
Berbagai penyakit pernafasan mulai menjangkiti warga Rembang akhir akhir ini,
seperti penyakit ISPA ( Infeksi Saluran Pernafasan Akut). Tanpa disadari, hampir sebagian pasien yang berobat, menderita penyakit saluran pernafasan. Kondisi cuaca yang tidak bersahabat disaat musim kemarau sangat mempengaruhi mudah terserang penyakit ini.Begitu juga padatnya penduduk, dapat mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat, sehingga menimbulkan mudahnya penyakit tersebut berkembang. Cuaca yang panas, banyaknya debu dan sulitnya air di musim kemarau, membuat virus mudah menyerang manusia. Data di salah satu Puskesmas di Kecamatan Sumber diketahui, saat ini terdapat ratusan penderita ISPA, sehingga butuh perhatian khusus dari Puskesmas.
Menurut dokter Puskesmas Sumber dr Jopo E, penyakit ISPA menempati rangking I di Kecamatan Sumber. Sesuai urutan 5 besar dalam data di Puskesmas Sumber diketahui yaitu rangking 1. ISPA 2. Diare 3. Flu 4.Lambung 5.Hipertensi. Jumlah penderita ISPA sesuai data Pasien Puskesmas Sumber adalah 256 orang atau 16, 5 %.
Dalam ilmu kesehatan dikatakan, ISPA sebenarnya adalah penyakit infeksi pernafasan akut, yang diawali dengan masuknya bibit penyakit pada saluran pernafasan, kemudian menimbulkan infeksi.
ISPA disebabkan karena virus, bakteri. Sedangkan virus dapat menyerang manusia setiap saat , baik anak anak sampai orang tua. Kondisi tubuh yang lemah, memungkinkan virus masuk ke dalam tubuh manusia.
ISPA dapat ditularkan melaui ludah, darah, bersin, udara yang tercemar. Menjaga sanitasi yang baik, gizi yang cukup, dan melakukan pola hidup sehat adalah cara untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit tersebut.
Musim kemarau yang panjang, mempunyai dampak kurang menguntungkan bagi warga, seperti sulitnya air, sanitasi yang buruk, ekonomi, stress , dan lain lain. Sehingga menimbulkan berbagai macam penyakit. Berbagai penyakit akan muncul dalam musim itu adalah ISPA, flu, diare, tipes, hipertensi, lambung dan lainya.
Termasuk dalam penyakit ISPA adalah Influenza, Sinusitis, radang tenggorokan, radang telinga tengah, Radang pada Laring, bronchitis, radang paru paru.
Penyakit influenza disebabkan oleh virus, dan begitu mudah menyerang manusia.Karena perubahan dan perkembangan virus menyebabkan sulitnya mengobati penyakit ini.
Bagi mereka yang terkena flu disarankan untuk menjaga pola hidup sehat, beristirahat yang cukup,makan makanan yang bergizi dan banyak minum air putih.
Sinusitis disebabkan karena virus, bakteri, jamur, radang pada hidung. Radang tenggorok disebabkan karena virus dan bakteri. Virus yang menyerang tenggorokan tidak dapat dibunuh dengan obat , tetapi bila karena bakteri yang menyebabkannya dapat dibunuh dengan obat. :-) Santoso
Langganan:
Postingan (Atom)
